Ari Eko Prasethio

Creator, speaker, founder

Blog

Cara Jualan di Facebook Marketplace: Pasang Produk, Posting ke Grup, sampai Kelola Tawaran

Panduan jualan di Facebook Marketplace dari laptop: pasang produk, posting ke grup yang mengaktifkan fitur jual, lalu kelola dan iklankan tawaran kamu.

Daftar isi
  1. Membuka menu Marketplace
  2. Mengenal menu-menu di Marketplace
  3. Memasang produk lewat “Jual sesuatu”
  4. Posting juga ke grup
  5. Mengelola produk yang sedang aktif
  6. Iklankan langsung dari Marketplace
  7. Kenapa fitur ini layak dipakai
  8. Yang bisa kamu praktikkan

Kalau kamu jualan lewat Facebook, ada satu fitur gratis dan mudah yang sayang dilewatkan: Facebook Marketplace. Di video ini saya tunjukkan langkah demi langkah cara jualan di sana, dari membuka menunya sampai mengelola produk yang sudah tayang. Topik ini penting karena baru tiga hari sebelum video direkam, Facebook meluncurkan Facebook Pay. Ke depannya, kita bisa jual beli dan terima uang langsung di Facebook.

Saya tunjukkan semuanya lewat laptop. Caranya mirip kalau kamu memakai handphone: tinggal ikuti langkah-langkahnya di layar.

Membuka menu Marketplace

Pertama, buka facebook.com dan login. Kalau belum punya akun, daftar dulu. Tampilan Facebook pasti sudah familiar. Menu Marketplace ada di bagian kiri, di tengah, bersama menu Beranda, Messenger, dan Watch.

Begitu menu itu diklik, akan muncul barang-barang yang dijual di sekitar kita. Waktu saya buka, lokasi saya terdeteksi di Kota Bandung dan yang tampil antara lain alpukat mentega, jam, dan sepeda. Itu semua sudah dipublikasikan oleh penjual atau pedagang di sekitar kita. Di situ juga ada tombol biru yang cukup menonjol: “Jual sesuatu”. Lewat tombol itulah kita bisa memasang produk langsung dari laptop.

Mengenal menu-menu di Marketplace

Sebelum jualan, kenali dulu menu yang ada di Marketplace:

  • Jelajahi: halaman default, berisi produk-produk di sekitar kita.
  • Grup: grup yang kita ikuti dan mengaktifkan fitur jual. Selain posting ke Marketplace, kita juga bisa posting ke grup-grup itu kalau grupnya memperbolehkan jualan.
  • Toko: di akun saya halaman ini belum ada isinya.
  • Inbox/chat: berisi penjual yang pernah kita ajak chat tetapi obrolannya belum selesai atau barangnya belum terjual.
  • Jual: berisi barang-barang yang sedang kita jual.
  • Barang tersimpan: tempat menyimpan barang bagus yang menarik, sebelum kita memutuskan untuk chat.

Memasang produk lewat “Jual sesuatu”

Setelah klik “Jual sesuatu”, ada tiga pilihan kategori: barang-barang biasa, kendaraan (mobil dan motor), serta rumah dijual atau dikontrakkan. Kalau yang kamu jual bukan kendaraan dan bukan rumah, masukkan ke barang dijual. Contohnya jaket.

Setelah itu muncul beberapa isian:

  1. Kategori. Saya memilih mainan dan game sebagai contoh.
  2. Nama barang, harga, dan lokasi. Di contoh saya, barangnya masih pre-order dengan harga rp1.490.000, dan lokasinya Bandung.
  3. Deskripsi. Kolom ini tidak wajib, tapi menurut saya sebaiknya tetap diisi dengan jelas. Calon pembeli yang sudah membaca deskripsi akan lebih yakin untuk memulai chat dengan kita. Saya sudah menyiapkan deskripsinya, jadi tinggal paste.
  4. Foto. Masukkan foto sebanyak mungkin. Kalau produknya fisik, tampilkan dari depan, samping, dan belakang supaya calon pembeli bisa membayangkan barangnya.

Setelah itu klik selanjutnya.

Posting juga ke grup

Di langkah berikutnya muncul daftar grup yang mengaktifkan fitur jual. Kamu bisa mencari dan memilih grup mana saja, selama kamu sudah bergabung di grup tersebut. Sebagai contoh saya memilih satu grup oleh-oleh, lalu klik kirim. Dengan cara ini satu produk tayang di Marketplace sekaligus di grup yang kita pilih.

Produk yang baru dipasang langsung masuk ke tab Jual. Jadi kalau kita bingung produk kita sedang tayang di mana saja, kita tidak perlu mengecek grup satu per satu. Cukup buka Marketplace, lalu menu Jual, dan semua statusnya kelihatan.

Mengelola produk yang sedang aktif

Di menu Jual, kita bisa mengelola produk yang sedang aktif. Fitur yang tersedia antara lain:

  • Promosikan tawaran: mengiklankan produk.
  • Kirim ke lebih banyak tempat: menayangkan produk ke grup lain.
  • Perbarui: pada produk yang baru dipasang, fitur ini terkunci selama 7 hari. Menurut saya itu bagus, supaya tawaran lebih aman dan tidak diubah-ubah sembarangan.
  • Tandai sebagai terjual: dipakai kalau barangnya sudah laku.
  • Tandai sebagai tidak tersedia/sedang menunggu: berguna kalau stoknya cuma satu dan sudah ada yang mau beli. Kalau stoknya banyak, fitur ini tidak perlu dipakai.
  • Kelola: untuk hapus atau edit. Kalau dihapus, produk hilang dari semua tempat tayangnya.

Waktu saya coba edit, ternyata tidak bisa disimpan karena produknya baru dipublikasikan dan belum lewat 7 hari. Dalam kondisi itu, satu-satunya yang bisa dilakukan hanya menghapusnya.

Iklankan langsung dari Marketplace

Kalau judul produk diklik, tawaran terbuka di halaman yang lebih besar. Dari sana kita bisa klik promosikan tawaran, dan kita langsung diarahkan ke iklan Facebook. Ini sudah terintegrasi dengan Facebook, jadi produk yang kita pasang di Marketplace bisa langsung diiklankan tanpa perlu punya Fanpage. Kita juga bisa menentukan target audiensnya. Pembeli yang melihat iklan atau postingan itu bisa menghubungi kita lewat komentar maupun pesan.

Kenapa fitur ini layak dipakai

Menurut saya, ini fitur yang perlu diketahui semua orang yang jualan online. Memang banyak orang, termasuk generasi milenial, mulai beralih ke Instagram, tapi sebagian besar pasar masih ada di Facebook. Jadi sesuaikan dengan produkmu: kalau pasar produkmu ada di Facebook, fitur ini perlu kamu pakai supaya penjualan maksimal dan keuntunganmu lebih besar.

Yang bisa kamu praktikkan

  • Buka Marketplace di Facebook lewat menu di sisi kiri, lalu klik tombol biru “Jual sesuatu”.
  • Pilih kategori yang tepat: barang, kendaraan, atau rumah.
  • Isi deskripsi sejelas mungkin dan pasang foto dari beberapa sisi.
  • Posting juga ke grup yang mengaktifkan fitur jual dan sudah kamu ikuti.
  • Pantau semua produkmu di menu Jual, lalu tandai sebagai terjual kalau sudah laku.
  • Ingat bahwa tawaran baru tidak bisa diperbarui selama 7 hari, jadi periksa dulu isiannya sebelum dikirim.
  • Coba promosikan tawaran langsung dari Marketplace kalau kamu ingin menjangkau lebih banyak pembeli.
  1. Cara Membuat Google Bisnisku (Google Business Profile) dari Awal sampai Disetujui

    Tutorial membuat Google Profil Bisnis gratis: buat akun Google, pilih jenis dan kategori bisnis, isi alamat, verifikasi, lalu lengkapi foto dan info.