Ari Eko Prasethio

Creator, speaker, founder

Blog

Cara Membuat Google Bisnisku (Google Business Profile) dari Awal sampai Disetujui

Tutorial membuat Google Profil Bisnis gratis: buat akun Google, pilih jenis dan kategori bisnis, isi alamat, verifikasi, lalu lengkapi foto dan info.

Daftar isi
  1. Buat akun Google khusus bisnis
  2. Daftarkan bisnis di Google Profil Bisnis
  3. Verifikasi bisnis
  4. Lengkapi layanan, jam kerja, pesan, dan foto
  5. Setelah dibuat: kelola dari Google Penelusuran
  6. Yang bisa kamu praktikkan

Google Profil Bisnis adalah cara termudah bagi pelanggan menemukan bisnis kita di Google ataupun di peta. Layanan ini dulu dikenal dengan nama Google My Business, dan sekarang kita bisa mengelolanya langsung dari hasil pencarian. Ada pertanyaan yang masuk ke saya: bagaimana cara membuat Google Profil Bisnis yang paling update? Di video ini saya tunjukkan langkahnya satu per satu, dari awal sampai bisnis kita muncul di Google.

Kabar baiknya, siapa pun yang punya toko online, toko fisik, atau bisnis yang mengunjungi rumah konsumen memenuhi syarat untuk punya Google Profil Bisnis. Layanannya mudah digunakan, tidak perlu keahlian khusus, dan yang paling penting gratis.

Buat akun Google khusus bisnis

Sebelum membuat profil bisnis, kita perlu punya akun Google. Kalau kamu sudah punya Gmail, langkah ini boleh dilewati. Kalau belum, buka halaman Google, klik login, lalu pilih buat akun. Ada tiga pilihan: untuk penggunaan pribadi, untuk anak, dan untuk kerja atau bisnis. Karena ini untuk bisnis, saya memilih yang untuk kerja atau bisnis.

Nama depan dan nama belakang boleh diisi nama kita atau nama bisnis, tidak masalah. Untuk email, Google memberi pilihan memakai email yang sudah ada, termasuk dari provider lain atau email bisnis kita. Tapi saya lebih suka membuat alamat Gmail baru supaya terpisah dari email lain.

Setelah itu isi sandi. Kalau Google bilang terlalu lemah, ganti dengan campuran huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Lalu ada verifikasi nomor telepon. Jangan asal-asalan mengisi kolom ini: pakai nomor telepon yang sebenarnya, karena Google memakainya untuk memverifikasi akun. Kode verifikasi akan masuk lewat SMS ke HP kita. Setelah itu isi email pemulihan, tanggal lahir, dan gender, setujui persyaratan Google, dan akun Google siap dipakai.

Daftarkan bisnis di Google Profil Bisnis

Akun Google sudah ada, tapi akun Google Profil Bisnis belum. Buka alamat google.com/bisnis di tab baru, lalu klik kelola sekarang. Pastikan kamu login dengan email yang tadi dibuat.

Langkah pertama adalah menulis nama bisnis. Kalau nama bisnis itu sudah ada di Google, kita bisa langsung mengklaimnya. Kalau belum, kita membuat yang baru. Satu catatan penting: di kolom nama bisnis tidak perlu memasukkan keyword atau kata kunci tambahan. Cukup tulis nama bisnis yang sebenarnya. Kata kunci tambahan akan dimasukkan di bagian lain.

Pilih jenis bisnis

Ada tiga pilihan jenis bisnis:

  • Retail online: kita punya toko online atau website tempat pelanggan bisa membeli.
  • Toko lokal: kita punya toko fisik yang bisa dikunjungi.
  • Bisnis layanan: bisnis tanpa toko fisik tapi punya area layanan, misalnya service AC atau perbaikan instalasi listrik.

Kita boleh memilih lebih dari satu. Dalam contoh di video, usaha desain interior punya toko fisik dan juga mengunjungi rumah konsumen untuk mengukur, jadi saya memilih toko lokal dan bisnis layanan.

Pilih kategori dan isi alamat

Berikutnya pilih satu kategori bisnis utama. Ketik kata kunci yang cocok, lalu pilih salah satu dari daftar yang muncul. Cukup satu kategori utama yang paling cocok dulu; kategori tambahan bisa dibuat di langkah selanjutnya.

Lalu masukkan alamat bisnis dengan lengkap. Google mungkin menampilkan tempat yang mirip. Kalau itu memang tempat yang sama, kita bisa memilihnya. Kalau bisnis kita berbeda, pilih bahwa itu tidak cocok. Setelah itu masukkan nomor kontak dan situs web. Kalau belum punya situs web, kolom itu boleh dikosongkan. Google juga akan menampilkan konfirmasi bahwa bisnis kita tampil di peta, dan itu memang yang kita mau, jadi tinggal lanjutkan.

Verifikasi bisnis

Metode verifikasi bisa berbeda-beda untuk tiap orang. Yang paling umum adalah SMS atau kartu pos, dan ada juga verifikasi lewat telepon atau email dengan domain kita sendiri. Ada opsi untuk verifikasi nanti, tapi saya tidak merekomendasikannya. Lebih baik langsung verifikasi, apa pun metodenya. Apalagi kartu pos, karena butuh waktu untuk sampai.

Di video saya memilih SMS, memasukkan kode yang masuk, lalu klik verifikasi. Setelah itu bisnis kita perlu disetujui Google. Biasanya instan, tapi bisa juga butuh waktu, meski tidak lama.

Lengkapi layanan, jam kerja, pesan, dan foto

Setelah verifikasi, kita menambahkan layanan yang akan tampil di profil. Untuk usaha desain interior, saya memilih beberapa layanan yang tersedia, dan kita juga bisa menulis layanan khusus sendiri.

Lalu isi jam kerja. Isi jam yang sebenarnya, jangan asal. Kalau kita menulis buka sepanjang hari padahal toko tidak buka seharian, itu berefek negatif. Bayangkan pelanggan datang ke lokasi karena di Google tertulis buka, ternyata tutup. Dia kecewa dan bisa meninggalkan review negatif yang tidak kita harapkan.

Setelah itu ada pilihan mengaktifkan fitur pesan, sehingga pelanggan bisa langsung mengirim pesan ke profil bisnis kita. Saya merekomendasikan untuk menyalakannya. Lanjutkan dengan menulis deskripsi bisnis dan menambahkan foto pekerjaan yang sudah kita siapkan. Kita bisa mengunggah banyak foto sekaligus dan menghapus yang tidak ingin dimasukkan. Bagian iklan bisa dilewati dulu.

Setelah dibuat: kelola dari Google Penelusuran

Selama bisnis belum terverifikasi dan disetujui, pilihan yang tersedia sangat terbatas. Misalnya, pesan dan ulasan masih terkunci. Pengelolaannya sekarang dilakukan lewat Google Penelusuran, berbeda dari versi lama yang memakai halaman Google Profil Bisnis Manager. Di sana kita bisa mengedit tentang, kontak, lokasi, jam buka, dan lainnya di halaman yang sama.

Saya pribadi lebih suka tampilan lama di Manager karena menunya terlihat jelas. Caranya, klik lihat foto dan kita akan dibawa ke halaman itu. Di sana kita bisa menambahkan logo, sampul, video, dan foto interior sambil menunggu persetujuan.

Sambil menunggu, kita juga bisa melengkapi info bisnis. Salah satu yang perlu ditambahkan adalah kategori tambahan. Kategori utama sudah kita pilih di awal, dan kategori lain bisa kita tambahkan sesuai jenis bisnis masing-masing. Setelah menerapkan kategori, Google akan meninjaunya. Saat saya cek lagi, bisnis yang saya buat sudah muncul di Google lengkap dengan ikon dan foto-fotonya. Artinya profil sudah disetujui.

Yang bisa kamu praktikkan

  • Buat akun Google khusus untuk bisnis, dengan nomor telepon yang sebenarnya untuk verifikasi.
  • Tulis nama bisnis apa adanya, tanpa keyword tambahan.
  • Pilih jenis bisnis yang sesuai: retail online, toko lokal, bisnis layanan, atau kombinasinya.
  • Pilih satu kategori utama dulu, lalu tambahkan kategori lain setelahnya.
  • Langsung verifikasi, jangan ditunda.
  • Isi jam kerja yang sebenarnya dan aktifkan fitur pesan.
  • Sambil menunggu persetujuan, tambahkan foto, video, dan lengkapi info bisnis.

Setelah profil jadi, tugas berikutnya adalah merawatnya supaya kunjungan makin banyak dan menghasilkan leads, yang akhirnya kita harapkan menjadi penjualan. Kalau ada yang kurang jelas, tulis di kolom komentar video.

  1. Cara Jualan di Facebook Marketplace: Pasang Produk, Posting ke Grup, sampai Kelola Tawaran

    Panduan jualan di Facebook Marketplace dari laptop: pasang produk, posting ke grup yang mengaktifkan fitur jual, lalu kelola dan iklankan tawaran kamu.